Pulau Bunaken, Surga di Ujung Utara Indonesia

Klayapan ke Bunaken? Jujur baru kali ini aku melakukan perjalanan yang paling jauh. Senang? Ya pastinya!! Ohiya kalian bisa baca disini alasan ku bisa sampai di Bunaken. Berkhayal untuk bisa kesini saja sepertinya hanya mimpi, tapi siapa sangka, semua hal dan rezeki sudah Tuhan yang mengatur.

Taman Nasional Bunaken, mungkin  sudah tak asing lagi bagi kalian pecinta diving, terlebih lagi pulau satu ini sudah dikenal luas akan keindahan bawah laut nya yang terbaik di dunia (diakui oleh UNESCO).

Kami melakukan perjalanan dengan menumpang kereta api Progo dari stasiun Lempuyangan ke stasiun Pasar senin Jakarta, kurang lebih 8 jam kami berada di dalam badan ular besi ini, lumayan bikin badan pegel dan teposnya pantat. 😆

Waktu menunjukkan pukul 12 malam, dan kami sudah sampai di Jakarta. Langsung saja kami pesan Taksi Uber untuk ke bandaranya, lumayan waktu itu kami bisa menikmati sepinya jalanan Ibu Kota. Kurang lebih setengah jam kami tiba di bandara Soekarno Hatta, suasana kala itu sudah dipenuhi dengan para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan pagi.

 

Foto Manado dari Pesawat 2

Pukul 09.40 WITA kami tiba di bandara Sam Ratulangi

 

Saking asiknya kami berfoto-foto di dalam bandara, sampai lupa kalau sudah ditunggu oleh driver dari tempat kami menginap.  😀 Lanjut kami menuju hotel Aston untuk istirahat dan janjian sama temen ku yang kebetulan tinggal di Manado untuk ketemuan.

Boulevard Kawasan Ramadhan

Sorenya kami diajak ngabuburit di Boulevard, rame banget disana. Ohiya sebenarnya kawasan Boulevard ini hasil dari reklamasi 10 tahun silam loh, dan sekarang dijadiin pusat kota dan tempat nongkrongnya anak-anak Manado.

Esoknya kami bergegas untuk ke Bunaken, jarak dari tempat kami menginap ke pelabuhan hanya berjarak 1 km, kalau jalan kaki lumayan dekat juga cuma 15 menit. Kami diantar oleh driver dan guide lokal yang akan memandu kami disana, di pelabuhan kami naik kapal speedboat yang hanya diisi oleh 6 orang (4 orang tamu dan guide), kira-kira 45 menit kami sampai di kawasan Bunaken. (Tambahan : Nah buat kalian yang pengen naik speedboat kecil ini dari Manado ke Bunaken, Nain dan Siladen harganya Rp 2.500.000 bisa dibagi buat 4 orang).

Selfie diatas Speed Boat ke Bunaken

Speed Boat ke Bunaken

Selanjutnya kami ganti kapal besar untuk Sight Seeing, aktivitas untuk melihat taman bawah laut melalui kaca di bawah kapal, Nah Bunaken Sight Seeing ini cocok banget buat kalian yang penasaran dengan indahnya bawah laut Bunaken, tapi tidak ada waktu untuk melakukan aktivitas snorkeling atau diving.

Sight Seeing Kapal Bunaken 2 Sight Seeing Kapal Bunaken

Sesampai di Bunaken kami cek perlengkapan untuk snorkeling, disana sudah tersedia beberapa tempat yang menyediakan alat-alat snorkeling dan diving beserta guide dan jasa foto underwaternya. Untuk harga peralatan snorkeling termasuk ( Masker, google, fin, wetsuite ) Rp 150.000,- kamera underwater Rp 300.000,- dan pemandu lokal Rp 150.000,-

Di bunaken ini kami hanya bisa snorkeling, sebenarnya pengen banget diving tapi karena kami belum punya lisensi, jadi kami mengurungkan niat ini dulu dan kami lebih menikmati Bunaken dengan snorkeling dan menyelam ala-ala free dive. Yang membuat menarik di pulau Bunaken ini adalah palung lautnya, banyak terumbu karang cantik dan ikan-ikan lucu yang bermain-main di palung, keindahan bawah lautnya benar-benar terjaga, makanya untuk melakukan diving di Bunaken diharuskan sudah mempunyai lisensi, tapi ada juga sih yang belum punya lisensi dan bisa diving tapi harganya lumayan mahal dan itu bukan diving sampai dikedalaman yang jauh melainkan hanya intro dive dengan kedalaman 5 – 7 meter an.

Spot Snorkeling Pulau Bunaken

snorkeling bunaken 1

snorkeling bunaken 2

snorkeling bunaken 3

snorkeling bunaken 4

snorkeling bunaken 5

Tak terasa kami sudah snorkeling 3 jam lebih dan kami sudah tertinggal jauh dari kapal kami bersandar, bergegas kami menuju kapal dan kembali ke daratan untuk nyobain pisang goreng cocol sambal khas Manado, dan tak lupa setelah snorkeling kami foto-foto di icon nya pulau Bunaken.

Ikon Pulau Bunaken

Setelah puas di pulau Bunaken, sekitar jam 4 sore kapal kami mengantar untuk pulang ke Manado.. dan tak lupa diperjalanan pulang kami foto-foto pemandangan pulau Bunaken dengan latar belakang Bukit Manado Tua.

Pantai di Pulau Bunaken

Gunung Manado Tua

Jembatan dan Tugu Lilin Manado

Malamnya kami diantar teman ku untuk berburu kuliner ikan laut di kawasan dekat pelabuhan Marina, langsung saja kami pesan beberapa jenis ikan laut yang disajikan dengan sambal Manado yang super pedas,, tak berapa lama pesanan ikan bakar kami sudah siap, dari sajiannya saja sudah terlihat enak dan buat kita pengen cepat-cepat makan, satu kata buat hidangan ini yaitu “PECAH”… ikan nya enakkkk banget ditambah sambalnya yang super pedas bikin kita nagih terus. Setelah selesai makan kami lanjut ke kawasan Boulevard untuk nyobain wedang Saraba dan Pisang Epe, kalau menurut ku sih pisang epe gak jauh beda dengan pisang bakar yang ada di Jawa dan kalau wedang saraba hampir mirip-mirip dengan wedang jahe.

Ikan Laut Segar Manado Ikan Bakar 1

 

Paginya kami berkemas untuk perjalanan pulang dengan jadwal penerbangan jam 9 pagi, rasanya berat sekali untuk meninggalkan kota Manado, sebenarnya masih pengen eksplore tempat-tempat wisata di Manado yang lain, tapi diperjalanan kali ini kami hanya mempunyai 3hari di Manado dan semoga suatu saat nanti kami bisa kembali menyapa Manado dan bersua dengan taman bawah lautnya yang masih terjaga.

Bandara Sam Ratulangi Manado

One Reply to “Pulau Bunaken, Surga di Ujung Utara Indonesia”

  1. Yes! Finally something about wita tour.

Leave a Reply